Tuesday, August 18, 2015

== Monolog Seorang Hamba ==


Bismillah....
(Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasih) Tinta 15 Ramadhan 2015
================================================================

Jiwa hamba bergelodak....berperang dengan pelbagai perasaan...Terasa seperti puing- puing kesedihan bertebaran di segenap alam.....Ibarat hari-hari yang dilalui tanpa sinar mentari... kelam... suram dan tiada sinar. Sangat-sangat menyedihkan dan tidak mempunyai jiwa. Banyak persoalan yang tidak berjawab... Oh! Tuhan, kenapa ada juga dikalangan hambaMU yang bersikap kejam terhadap hambaMU yang lain??. Wahai makhluk, cubalah memahami, jangan ditambah kekusutan... Cubalah untuk meletakkan diri sendiri ke dalam keadaan yang dialami oleh insan lain... Jangan ditambah bebannya....Jangan ditambah sedihnya....Tolonglah!!



"Airmata ini masih belum mahu berhenti... biarkan ia Murni! biarkan ia mengalir.... biarkan telaga airmatamu itu kekeringan agar ianya bisa menghapus semua kesedihan, kegusaran.... biarkan, agar ia memadamkan semua kisah sedihmu, Murni.."

 Hidup menjadi semakin sukar dan terus sukar.... Everythings come worst and even worst day by day....Lantas, apalagi yang perlu aku lakukan?? Apalagi yang perlu aku lakukan untuk turn it back into a normal circle?? Tunjukkan aku jalan...Show me the right way, please....Oh! Allah....please help me....


"Maha Suci Allah, dugaan ini menjadikan hamba semakin lemah....semakin tidak tertanggung oleh hamba ya Allah... Memang hamba memegang kata-kataMU, {...tiada KAU datangkan musibah kepada hambaMU melainkan yang bersesuaian dengan kemampuan hambaMU itu...} Wahai Allah, hamba ini semakin nipis kemampuannya.... Lantaran hari demi hari hamba menjadi insan yang banyak mengumpul dosa. Lantas bagaimana harus hamba terus bertahan. Dengarkan doa-doa hamba, ya Allah...kabulkan permintaan hambaMU ini....."


Memasuki bulan ke-8, redha mula bertapak di dasar hati. Still, every weeks keep calling JPA asking about transfer....again n again......but the answer still same, "takder kosong puan...puan sabar ya....ramai lagi yang menunggu....." . Selalu hamba tepuk bahu sendiri bagitahu pada diri hamba ini....Allah bakal kurniakan 'sesuatu' yang jauh lebih baik.... u just wait and put a bit more sabar ok dear coz DIA takkan sesekali tercepat mengurniakan apa yang hamba mahu.... malah, DIA juga takkan sesekali terlambat memakbulkan apa yang hamba pinta tetapi DIA akan memberikan apa yg hamba inginkan pada masa yang sangat tepat....

Justeru, hamba decided to bersabar dan tunggu dengan dada yang lapang. Tapi hamba ini manusia biasa, tidak terlepas dari rasa marah...rasa kecewa...rasa cemburu.... kenapa kehidupan hamba sebegini sukar?? Hamba ingin semua ini cepat-cepat berakhir ya Allah...semakin lama hamba menjadi semakin zalim....Hamba menjadi zalim pada diri hamba sendiri....hamba menjadi zalim pada pasangan hamba....hamba menjadi zalim pada insan-insan disekeliling hamba.... Hamba benci melakukan kezaliman....hamba paling benci menjadi hambaMU yang berbuat dosa...Astagfirullahal'adzim....ampunkan hamba ya Allah.... Sebesar zarah pun tidak mampu hamba sembunyikan apa yang telah hamba lakukan... apa yang terlindung dibalik hati hamba... semuanya KAU ketahui....makanya, bantu hamba ya Allah....Permudahkan semuanya, jangan KAU persulitkan, dekatkan jangan KAU jauhkan, halalkan jangan KAU haramkan....Jiwa hamba resah, hati hamba gelisah....banyak yang hamba fikirkan...banyak yang hamba conggak...jelas tanpa bantuanMU ianya akan terus menjadi sukar.


(......Disambung pada tanggal 3 Zulkaedah....)

DIA sedang mendengar doa-doa hamba...

Kasihi hamba ya Allah....
Bantu hamba...
Permudahkan semua urusan hamba...
Permudahkan semuanya....


***Mungkinkah? :-)

(Tunggu entry seterusnya....)